Waspadai pencemaran terhadap asupan kita

Sudah lama  saya tidak menulis di blog saya ini, kali ini saya akan membahas permasalah kesehatan yang biasa timbul akibat gaya hidup kita yang mengalami paparan cemaran terhadap asupan ke tubuh kita.

Masyarakat perkotaan banyak terkena penyakit degeneratif, yang membahayakan bagi kesehatan. sedangkan masyarakat yg tinggal di pedesaan dengan lingkungan yang sehat. hidup tenang dan makan dengan makanan yang alami, biasanya tidak banyak terkena penyakit degeneratif ( Jantung koroner, Kanker, Gagal ginjal, Kencing manis, insomia, rematik).
Keadaan  ini berbeda dikarenakan faktor Endogen ( dalam tubuh), dan faktor ekstrogen (diluar tubuh / lingkungan ). Saat ini apa yang ada diluar tubuh kita sudah banyak yang tercemar polusi diantaranya : Baca lebih lanjut

Iklan

Lagi, buku: “Diabetes: Informasi Lengkap untuk Penderita dan Keluarga”

Hai,
Lama tidak browsing, gak sengaja ketemu buku berjudul ” Diabetes: Informasi Lengkap untuk Penderita dan Keluarga “. Buku ini bisa ditengok-tengok di Google Books.books_002

Berikut ini sinopsis yang saya dapat dari preview di website GramediaShop :

Hanya beberapa tahun yang lalu, diabetes masih dianggap sebagai penyakit keturunan, atau hanya bisa menimpa `kaum gedongan` dan golongan lansia.Nyatanya, kini penderitanya masih banyak yang muda usia, dan bahkan merambah ke warga pemukiman kumuh di kota-kota besar…Banyak pakar kesehatan meramalkan, diabetes akan menjadi epidemi yang paling menakutkan di abad 21 ini. Penyebab utamanya adalah pola makan dan gaya hidup metropolitan yang serbacepat serta penuh tekanan. Bagaimana kita bisa menghindarinya? Apa perbedaan antara diabetes tipe I dan tipe II, dan apakah semua penderitanya butuh suntikan insulin? Bagaimana peranan keluarga dekat dalam mendukung penderitanya agar mereka bisa tetap menikmati hidup yang berkualitas?

Yang menarik minat saya bahwa pada Bab 5 buku ini tentang “Upaya Pengobatan Komplementer” menceritakan topik terapi kelasi (catatan: seharusnya pada buku tersebut ditulis terapi khelasi). Berikut ini cuplikan dari Google books untuk beberapa halaman yang menjelaskan terapi khelasi EDTA sebagai terapi kedokteran komplementer untuk penyembuhan / pencegahan penyakit diabetes :

books_003books_002

Buku berjudul “Diabetes: Informasi Lengkap untuk Penderita dan Keluarga ; Oleh Vitahealth, dapat dipesan di GramediaSHOP

Untuk review buku lainnya, klik disini.

Lamanya waktu terapi khelasi

jfa0400lSaya sering mendapat pertanyaan, “berapa lama sih dok terapi khelasi ini dalam sekali terapi ?”. Saya jawab, “Antara dua jam sampai dengan tiga jam”.

Banyak pasien yang awalnya ingin melakukan terapi khelasi menjadi mundur karena waktu terapi khelasi yang terlalu lama, belum lagi terapi ini harus dilakukan sebanyak 20 sampai dengan 30 kali. Wah mundur teratur deh mereka. Kadang ada juga pasien yang menawar, “Dok, apa gak bisa dibuat cepat saja terapinya ?”. Baca lebih lanjut

Buku berjudul mem-bypass operasi bypass (jantung) 2

Hai,
Bypassing Bypass SurgeryTernyata buku berjudul “Bypassing Bypass Surgery” juga diterbitkan di India oleh Institute of Preventive Cardiology Foundation (IPC Foundation), karya bersama Dr. Pratiksha Namjoshi, M.B.B.S, M.D. dan Dr. Cranton, M.D. dari Harvard Medical School, USA.

Yang hebatnya, buku ini diluncurkan oleh Menteri Kesehatan India. Ini merupakan suatu apresiasi yang tinggi terhadap terapi khelasi di negara India yang merupakan negara berpenduduk terbesar kedua di dunia. Artikel lengkapnya, klik disini.

Hal menarik lainnya, salah satu program dari klinik yang dikelola oleh IPC Foundation adalah Artery Clearance Therapy (ACT). Menurut website tersebut, Terapi ini telah dikenal oleh National Health Services, Inggris. Protokol terapi ini mengacu kepada protokol dari American College of Advancement in Medicine (ACAM) sebuah lembaga pendukung terapi khelasi EDTA.Foto Arterial Clearance Therapy

Catatan :

Bukti kemajuan kesehatan pasien terapi khelasi, SEMBUH

Kali ini saya sajikan hasil terapi khelasi pasien saya dengan hasil ada pengurangan sumbatan / plaq di pembuluh darahnya.

Tn S usia 60 tahun, pada Agustus 2007 ia telah dipasang ring sebanyak 2 buah. Setelah 1 tahun, di bulan Agustus 2008 Tn S mempunyai keluhan sesak, nyeri dada, sakit kepala berdenyut, dan hipertensi serta rasa mudah letih/capek. Sebelumnya Tn S pernah sakit stroke ringan. Tn S sempat melakukan pemeriksaan Doppler/USG arteri Carotis dengan hasil adanya penyempitan / timbunan plaq (lihat gambar dibawah).

Tn S memutuskan untuk melakukan terapi khelasi EDTA di tempat saya.
Terapi dilakukan 2 kali seminggu , setelah 17 kali terapi ( 12 terapi khelasi EDTA, 5 terapi plaquex ), Tn S memeriksa kembali doppler/USG pada arteri carotis-nya dengan hasil ada pengurangan sumbatan / plaq di arteri tersebut (lihat gambar dibawah).

Sementara itu juga, tekanan darah sudah normal, sakit kepala berdenyut sudah tak dirasakan lagi, dan pasien merasakan tidak mudah letih dan capek. Terapi khelasi EDTA yang harus dijalani Tn S adalah 30 kali . agar pembuluh darahnya benar – benar terbebas dari timbunan plaq, radikal bebas, logam berat, dllnya. ini saya lampirkan foto sebelum diterapi dan sesudah 17 kali terapi. Perlu diingat mungkin saja sumbatan juga sudah ada pada pembuluh darah yang lain oleh karena itu dengan terapi khelasi ini penimbunan plaq ditempat lainpun akan dapat terbebaskan karena terapi ini memang mengalirkan obat secara infus ke pembuluh darah.

Berikut ini, email komentar dari Tn.S:

Saya adalah Tuan S.
Benar kata dr Anis, setahun setelah dipasang 2 ring/stent, saya merasakan sakit di ulu hati dan punggung setiap saya melakukan aktifitas yang agak berat, persis seperti keadaan sebelum dipasang ring.
Ini berarti terjadi penyempitan lagi di pembuluh koroner saya. Hanya ada 2 jalan, dipasang stent ulang (bila mungkin) atau operasi bypass.
Saya harus menyediakan dana ratusan juta ditambah dengan menghadapi resiko yang cukup tinggi. Kalaupun itu terlaksana, jantung saya bisa selamat dari penyumbatan, tapi bagaimana dengan pembuluh darah ditempat lain ??

Saya pasrah, toh umur ada ditangan Yang Maha Kuasa.

Suatu hari ada teman menyarankan untuk mencoba terapi khelasi, lalu saya cari di internet, ketemu dr Anis Sundari yang praktek di Bintaro.

Pendek kata setelah 17 kali menjalani terapi, hasilnya seperti yang ditulis dr Anis disini. Saya bersyukur kepada Allah swt. Saya akan meneruskan terapi ini sampai 30 kali agar seluruh pembuluh saya terbebas dari timbunan plaque. Insya Allah.

Bagi saya, terapi khelasi merupakan ULURAN TANGAN ILAHI melalui selang infus.
(bagi yang perlu sekali bisa email saya di snd_98@yahoo.com )

Klik disini untuk penjelasan tentang terapi khelasi.

eBook (gratis) Terapi Khelasi EDTA karya Dr. Martin Dayton

Saya mendapatkan ebook Terapi khelasi EDTA yang bisa menambah khasanah pengetahuan kita tentang terapi khelasi EDTA. Silahkan diunduh (download) dari sini. Semoga bermanfaat.

Salam.
Anis

Buku karya Karl Loren (ebook gratis)

Hai, Setelah browsing-browsing, ketemu sebuah blog dimana penulisnya menyediakan buku berjudul “Life flow one. The solution for heart diseases.” yang bisa di-download chapter demi chapternya. Walaupun sepenuhnya saya belum baca tetapi yang menarik perhatian saya sekilas pada chapter 11 bahwa menurut Karl Loren, solusi pertamanya adalah terapi khelasi. Selamat membaca, semoga ada manfaatnya.

  • Komentar Terbaru

    dr Anis di Bukti kemajuan kesehatan pasie…
    Yayan sudiarna di Bukti kemajuan kesehatan pasie…
    Yayan sudiarna di Bukti kemajuan kesehatan pasie…
    Andre Widjaja di Halo !
    nike m di Bukti kemajuan kesehatan pasie…
  • Statistik Blog

    • 129,014 hits
  • Add to Technorati Favorites

  • My blog is worth $3,951.78.
    How much is your blog worth?

  • Buku-buku :